Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Musisi Yang Kecewa Dengan Konser Musik Kampanye PILKADA ditengah Pandemi.

Jakarta - Beberapa musisi Indonesia mengaku kecewa karena keputusan yang dibuat oleh KPU tentang diperbolehkannya konser musik dalam rangka kampanye untuk PILKADA 2020 dinilai lucu dan tentunya tidak adil.

Musisi Yang Kecewa Dengan Konser Musik Kampanye PILKADA ditengah Pandemi.
Kampanye Pilkada ditengah Pendemi Corona

Beberapa musisi indonesia juga sangat menyayangkan keputusan yang dibuat KPU ini hanya menguntungkan beberapa golongan, pendapat tersebut diutarakan oleh Armand Maulana vokalis band Gigi yang dikutip dari ccnindonesia.com "Ya rada lucu sih ya menurut gua, aneh saja. Ini kan jadi kelihatan banget kalau sudah berhubungan ranah politik atau pemerintahan, boleh begitu," kata Armand saat dihubungi melalui telepon pada Kamis (17/9) siang.
Armand berpendapat bahwa adanya peraturan ini bisa dikaji ulang karena bagaimanapun didalam konser akan mengundang banyak sekali orang dan kerumunan, walaupun sudah dibekali dengan protokol kesehatan namun apakah itu bisa dengan efektif mencegah persebaran Covid yang lebih luas.

Beberapa waktu sebelumnya kebanyakan musisi memang tidak bisa melaksanakan konser yang dalam skala kecil ataupun besar karena jelas akan berdampak pada luasnya persebaran covid, banyak sekali tawaran yang berdatangan namun tidak bisa sembarangan diambil karena hanya memperburuk situasi. 

Konser virtual dan konser tanpa penonton menjadi hal yang biasanya para musisi ambil untuk berperan dalam mengurangi persebaran. Adanya izin untuk melakukan konser kampanye PILKADA dan larangan konser lainnya jelas membuat musisi makin geram.

Konser duduk, jaga jarak, pakai masker dan protokol lainnya tentu bukan hal mudah bila sudah bertemu dengan artis idola yang bisa membuat kita lupa diri hingga mereka bisa histeris dan makin bersemangat untuk berjoget dan melupakan semua protokol kesehatan, begitu ujar Armand.

Post a Comment for "Musisi Yang Kecewa Dengan Konser Musik Kampanye PILKADA ditengah Pandemi."