Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pedoman Perkesmas Kukemas Masker





BAB 1

PENDAHULUAN

Permasalahan kesehatan di Indonesia yang dihadapi sampai saat ini cukup kompleks, karena upaya kesehatan belum dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan data kementrian kesehatan pada tahun 2019 penyebab kematian ibu terbanyak adalah perdarahan (1.280 kasus), hipertensi dalam kehamilan (1.066 kasus), infeksi (207 kasus). Pada tahun 2019, penyebab kematian neonatal komplikasi kejadian intrapartum (28,3%), gangguan respiratori dan kardiovaskuler (21,3%), BBLR dan prematur (19%), kelainan konginetal (14,8%), infeksi (7,3%). Untuk kasus gizi berdasarkan Riskesdas tahun 2018 data Wasting 10,2%, stunting 30,8% , dan underweight 17,7%. Perbandingan prevalensi (angka kejadian) penyakit menular dengan penyakit tidak menular di Indonesia sudah mengalami pergeseran dari yang awalnya didominasi penyakit menular, saat ini telah didominasi penyakit tidak menular (7 : 3) data dari kementrian kesehatan tahun 2019.

Arah kebijakan RPJMN bidang kesehatan 2020-2024 adalah Meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta terutama penguatan pelayanan kesehatan dasar (Primary Health Care) dengan mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif, didukung inovasi dan pemanfaatan teknologi. Dengan Strategi Peningkatan kesehatan ibu, anak KB, dan kesehatan reproduksi, Percepatan perbaikan gizi masyarakat, Peningkatan pengendalian penyakit, Pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Penguatan Sistem Kesehatan, Pengawasan Obat dan Makanan. Sehingga untuk tercapainya RPJMN kesehatan tahun 2020 pemerintah melaksanakan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga, sehingga masalah kesehatan ibu dan anak, gizi, penyakit menular dan tidak menular serta masalah kesehatan lainnya dapat terselesiakan.

Untuk mencapai Keluarga Sehat di perlukan intervensi pada keluarga dengan memberikan asuhan keperawatan sesuai kebutuhan dan masalah kesehatan serta tingkat kemandirian keluarga. Sesuai Permenkes Nomor 43 Tahun 2019 dalam melaksanakan UKM dan UKP, Puskesmas menyelenggarakan kegiatan Manajemen Puskesmas, Pelayanan kefarmasian, Pelayanan Perkesmas, Pelayanan laboratorium dan Kunjungan keluarga. Perkesmas dilakukan dengan penekanan pada upaya pelayanan kesehatan dasar melalui kegiatan proses keperawatan. Pelayanan keperawatan diberikan secara langsung kepada seluruh masyarakat dalam rentang sehat–sakit dengan mempertimbangkan seberapa jauh masalah kesehatan masyarakat mempengaruhi individu, keluarga, dan kelompok maupun masyarakat.


BAB II

PENGERTIAN

Perawatan Kesehatan Masyarkat (Perkesmas) dengan Inovasi KUKEMAS MASKER merupakan perpaduan antara keperawatan dan kesehatan masyarakat dengan mengutamakan pelayanan promotif, preventif yang berkesinambungan tanpa mengabaikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif secara menyeluruh dan terpadu, ditujukan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat, melalui pemasangan STIKER dan Mengaploud MAPS di Grup Map Sehingga terjadi proses keperawatan untuk meningkatkan fungsi kehidupan manusia secara optimal sehingga mandiri dalam upaya kesehatannya.

Keperawatan kesehatan masyarakat dengan Inovasi KUKEMAS MASKER merupakan salah satu kegiatan Puskesmas yang sudah diuji coba dan dilaksanakan di bulan Maret 2021. Perawatan Kesehatan Masyarakat sering disebut dengan PHN (Public Health Nursing) namun pada akhir-akhir ini lebih tepat disebut CHN ( Community Health Nursing). Perubahan istilah public menjadi community, terjadi dibanyak negara karena istilah “public” sering kali di hubungkan dengan bantuan dana pemerintah ( government subsidy atau public funding), sementara keperawatan kesehatan masyarakat dapat dikembangkan dengan Inovasi dengan Inovasi KUKEMAS MASKER tidak hanya oleh pemerintah tetapi juga oleh masyarakat atau swasta, khususnya pada sasaran individu (UKP), contohnya perawatan kesehatan individu di rumah (home health nursing).

Keperawatan kesehatan masyarakat (Perkesmas) dengan Inovasi KUKEMAS MASKER pada dasarnya adalah pelayanan keperawatan profesional yang merupakan perpaduan antara konsep kesehatan masyarakat dan konsep keperawatan dengan Pemasangan STIKER dan Mengaploud Maps Kepala Keluarga post Kunjungan Kelurga atau Intervensi Lanjut yang ditujukan pada seluruh masyarakat dengan penekanan pada kelompok resiko tinggi. Dalam upaya pencapaian derajat kesehatan y ang optimal dilakukan melalui peningkatan kesehatan (promotif) dan pencegahan penyakit (preventif) di semua tingkat pencegahan (levels of prevention) dengan menjamin keterjangkauan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dan melibatkan klien sebagai mitra kerja dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelayanan keperawatan.


Sasaran keperawatan kesehatan masyarakat dengan Inovasi KUKEMAS MASKER adalah seluruh masyarakat termasuk individu, keluarga, kelompok beresiko tinggi termasuk kelompok/masyarakat penduduk di daerah kumuh, terisolasi, berkonflik, dan daerah yang tidak terjangkau pelayanan kesehatan.



BAB III

TUJUAN

A. Tujuan Umum

Meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mengatasi masalah keperawatan kesehatan masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal.

B. Tujuan khusus

  • Meningkatnya pengetahuan, sikap dan perilaku individu, keluarga, kelompok dan masyarakat tentang kesehatan
  • Meningkatnya penemuan dini kasus - kasus prioritas
  • Meningkatnya penanganan keperawatan kasus prioritas di Puskesmas
  • Meningkatnya penanganan kasus prioritas yang mendapatkan tindak lanjut keperawatan di rumah
  • Meningkatnya akses keluarga miskin mendapat pelayanan kesehatan / keperawatan kesehatan masyarakat
  • Meningkatnya pembinaan keperawatan kelompok khusus
  • Memperluas daerah binaan keperawatan di masyarakat


BAB. IV

LINGKUP LAYANAN DENGAN INOVASI KUKEMAS MASKER

Lingkup pelayanan kesehatan dengan Inovasi KUKEMAS MASKER diberikan kepada masyarakat meliputi upaya kesehatan perorangan (UKP) maupun upaya kesehatan masyarakat (UKM). Pelayanan kesehatan yang diberikan lebih difokuskan pada promotif dan preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif.

Upaya preventif meliputi :
  • Pencegahan tingkat pertama ( primary prevention)
  • Pencegahan tingkat kedua ( secondary prevention )
  • Pencegahan tingkat ketiga (tertiary prevention)
Bagi kalian yang membutuhkan link unduh file word pedoman perkesmas kukemas masker, kalian bisa unduh link dibawah ini.

Post a Comment for "Pedoman Perkesmas Kukemas Masker"